• Sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum

    Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam. Etiam augue pede, molestie eget, rhoncus at, convallis ut, eros. Aliquam pharetra. Nulla in tellus ...

  • Category name clash

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam. Etiam augue pede, molestie eget, rhoncus at, convallis ut, eros. Aliquam pharetra. Nulla in tellus eget odio sagittis blandit. Maecenas at nisl. Nullam lorem mi, eleifend a, fringilla vel, ...

  • Test with enclosures

    Here's an mp3 file that was uploaded as an attachment: Juan Manuel Fangio by Yue And here's a link to an external mp3 file: Acclimate by General Fuzz Both are CC licensed. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam. ...

  • Block quotes

    Some block quote tests: Here's a one line quote. This part isn't quoted. Here's a much longer quote: Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. In dapibus. In pretium pede. Donec molestie facilisis ante. Ut a turpis ut ipsum pellentesque tincidunt. Morbi blandit sapien in mauris. Nulla lectus lorem, varius aliquet, auctor vitae, bibendum et, nisl. Fusce pulvinar, risus non euismod ...

Kiat Mempertahankan Keharmonisan Para Madu


Muslimahzone.com – “Sesungguhnya Iblis meletakkan singgasananya di atas air, kemudian dia mengutus prajurit-prajuritnya. Utusan yang terdekat kedudukannya kepada Iblis adalah yang paling hebat menimbulkan fitnah (di antara manusia). Salah satu dari prajurit itu datang kepada Iblis dan berkata, ‘Saya telah melakukan ini dan ini.’ Iblis berkata, ‘Engkau belum melakukan apa pun.’ Kemudian datang yang lain dan berkata, ‘Sungguh aku tidak meninggalkannya sampai aku berhasil memisahkannya dari istrinya.’ Maka Iblis pun mendekatkan prajurit tersebut kepadanya dan berkata, ‘Kamu hebat.’.” (HR. Muslim no. 2813)
Banyak rumah tangga poligami yang pada awalnya penuh dengan keindahan, perlahan memudar keharmonisannya seiring dengan perjalanan waktu. Ini bukan hanya terjadi pada mereka yang memulai rumah tangga poligami secara tidak sehat. Yang saya maksud tidak sehat ini, adalah poligami yang di awal perjalanannya sudah dihadapkan dengan konflik dan situasi tidak bagus, baik karena bermula dari perselingkuhan, penolakan istri terdahulu, maupun dari keluarga. Bahkan poligami yang di awalnya tidak bermasalah sekalipun, tak sedikit yang dalam perkembangannya tumbuh konflik di sana-sini.
Sebagai orang yang aktif dalam dunia dakwah, sering menjadi tempat curhat (baca: konsultasi) serta berdiskusi dalam salah satu grup poligami di facebook, saya dan istri banyak menerima curhat dari mereka yang berpoligami, diantaranya soal para istri yang berkonflik dengan madunya. Bahkan konflik tersebut ada yang sampai berujung pada perceraian, baik yang diceraikan adalah istri istri terdahulu (kakak madu) maupun yang  tergusur dari kehidupan sang suami adalah istri selanjutnya.
Pada sebagian kasus, saya dan istri mengenal para madu yang berkonflik atau sedang memiliki hubungan kurang baik. Mereka sama-sama berkonsultasi kepada istri saya dengan keluh kesah dengan persepsi masing-masing soal konflik yang terjadi.
Dari curhat beberapa pihak yang ‘berseberangan’ tersebut saya menemukan bahwa umumnya konflik itu terjadi adalah karena hal-hal berikut:
  1. Terjadi salah faham karena praduga negatif (su’udzon)
  2. Mudahnya terjadi ketersinggungan (perasaan yang terlalu sensitif)
  3. Adu domba pihak luar
  4. Akhlak sebagian istri yang buruk.
Namun dari 4 penyebab utama tersebut, persoalan akhlaq buruk istri/madu sangatlah sedikit, karena pada umumnya wanita-wanita yg merelakan dirinya dipoligami adalah wanita-wanita yang memiliki pegetahuan dan pemahaman agama yang lumayan baik. Kami melihat bahwa 3 faktor lainnyalah yang mendominasi penyebab permasalahan di  dalam rumah tangga ta’addud (poligami) ini.

Istri Setenang Malam


Muslimahzone.com - Kita akan melihat bagaimana Allah memberikan isyarat ringan tapi sangat dalam tentang peran seorang istri bagi suaminya. Istri setenang malam.
Perhatikan satu ayat berikut ini:
وَمِنْ آَيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُواإِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآَيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. (Qs. Ar Rum: 21)
Ayat ini sangat terkenal. Terutama di kita, ayat ini pasti akan dibaca berkali-kali dalam satu pertemuan akad nikah. Dari mulai pembawa acaranya, penghulu, sampai ustadz sang penyampai nasehat pernikahan. Kata sakinah, mawaddah dan rahmah, juga sangat akrab di setiap kita bicara tentang keluarga. Kata-kata Bahasa Arab itu seakan telah menjadi kata yang diindonesiakan. Dan ketiga kata itu memang ada dalam ayat di atas.

Hello World!

HELLO WORLD!